Fasilitas Penyuntingan teks

3.1 Kotak Teks Judul

Kotak teks judul digunakan untuk menuliskan judul tulisan.

3.2 Kotak Penyuntingan Teks

Kotak penyuntingan teks digunakan untuk mengetikkan teks tulisan yang akan dipublikasikan di blog. Jika Anda terbiasa menggunakan peranti lunak pengolah kata, bekerja dengan kotak penyuntingan teks ini bukanlah hal yang menyulitkan.

Kotak penyuntingan teksw terdiri dari dua tab (halaman), yaitu Visual dan Code. Tab Visual bersifat WYSIWYG (What You See Is What You Get), artinya apa yang Anda ketikkan di kotak tersebut nantinya akan sama dengan hasil publikasi. Sedangkan tab Code digunakan untuk menyunting teks berdasarkan kode HTML “jika anda belum kenal dangan bahasa html wah jangan main-main dah dengan kotak ini bisa males nanti untuk ngeblog”.

3.3.1 Memecah Tulisan Menjadi Dua Bagian

Mengapa tulisan perlu dipecah menjadi dua bagian? Begini, jika Anda termasuk orang yang suka menulis dan selalu menghasilkan tulisan yang panjang, maka sangat mungkin halaman blog Anda sudah penuh hanya oleh satu atau dua tulisan saja. Hal ini ternyata kurang menguntungkan karena pengunjung blog Anda menjadi tidak tertarik untuk melirik tulisan Anda yang lain.

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memecah tulisan adalah sebagai berikut:

1. Letakkan kursor pada posisi di mana pemecahan akan dilakukan

2. Klik tombol Split post with More tag atau tekan kombinasi tombol Alt+Shift+T.

3. Pada kotak penyuntingan akan muncul garis yang menandai letak pemecahan.

Nantinya setelah tulisan Anda dipublikasikan, tulisan yang muncul hanyalah tulisan yang terdapat di atas garis pemecahamn. Di bawahnya akan terdapat link bertuliskan “Read the rest of this entry”. Untuk membaca tulisan Anda secara lengkap, pembaca harus mengklik link tersebut.

3.3.2 Advanced Toolbar

Jika Anda mengkilik tombol Show/Hide Advanced Toolbar.

3.3.3 Penyuntingan Teks melauli kode HTML

Jika Anda memiliki pengetetahuan yang memadai akan HTML, Anda dapat menyunting teks melalui kode-kode HTML-nya. Untuk melakukan hal tersebut, klik tab Code yang terdapat di bagian atas kotak penyunting teks. Mengingat fasilitas ini membutuhkan pengetahuan yang memadai akan HTML, maka kita tidak membahasnya lebih lanjut.

3.4 Menyisipkan Gambar

Langkah-langkah untuk melakukan upload gambar ke WordPress.com sebagai berikut:

1. Klik tombol Browse yang terdapat pada halaman penyuntingan tulisan.

2. Pada kotak dialog File Upload, pilih gambar yang hendak di-upload dan klik tombol Open.

3. Jika perlu tambahkan judul dan deskripsi terhadap gambar yang di-upload tersebut pada kotak teks Title dan Description.

4. Klik tombol Upload

5. Dengan mengkilk tombol Upload, Anda akan dibawa ke tab Browse

6. Jika Anda ingin menyunting judul dan deskripsi gambar, klik link Edit

7. Pilihan yang terdapat pada opsi Show digunakan untuk menentukan tampilan gambar, apakah berupa Thumbnail (gambar yang ukurannya diperkecil), Full Size (gambar berukuran penuh), atau Title (hanya judul gambar yang ditampilkan).

8. Pilihan yang terdapat pada opsi Link to digunakan untuk menentukan alamat link yang dituju oleh gambar, apakah File (file gambar tersebut), Page (halaman yang memuat gambar tersebut)m atau none (gambar tidak mengandung link)

9. Klik tombol Send to Editor untuk menampilkan gambar pada kotak penyuntingan teks.

3.5 Menambahkan Tag

Di bawah kotak penyuntingan teks terdapat sebuah kotak teks yang digunakan untuk menuliskan tag. Tag adalah semacam penggolongan tulisan. WordPress mengenal dua macam penggolongan tulisan, yaitu dengan kategori dan tag.

Sifat penggolongan kategori lebih umum, sedangkan tag lebih spesifik. Misalnya Anda menulis tentang “Belajar Linux”, Anda mungkin akan memasukkanya pada kategori “Dunia Linux” dan memberi tag ”perintah dasar, pemrograman shell (BASH)”

3.6 Menyimpan Tulisan

Setelah tulisan Anda selesai disunting, ada tiga kemungkinan yang dapat dilakukan. Ynag pertama adalah menyimpan tulisan tersebut dengan masih tetap mempertahankan halaman penyuntingan terbuka agar masih dapat disunting kembali. Hal ini dapat dicapai dengan mengklik tombol Save and Continue Editing.

Kemungkian kedua adalah menyimpan tulisan tersebut sebagai draft yang dilakukan dengan mengklik tombol Save. Pilihan ini biasanya diambil jika tulisan masih akan disunting lagi pada kesempatan lain. Jika di kesempatan lain Anda login kembali ke blog Anda dan hendak membuat tulisan baru, draft tersebut akan ditampilkan di bagian atas kotak penyuntingan teks. Klik draft tersebut untuk menyuntingnya kembali.

Terakhir, jika Anda sudah merasa puas dengan tulisan Anda, Anda dapat langsung melakukan publikasi terhadap tulisan tersebut dengan mengklik tombol Publish

  1. ekasp
    1 June 2009 at 8:31 am | #1

    Setelah saya coba buat untuk read more seperti ulasan di atas, kok gak mau ???

    • 11 October 2009 at 12:35 pm | #2

      kalo reamorenya kan tinggal klik aja bereskan